| Laporan Triwulan II |
|
|
|
| Ditulis oleh Administrator |
| Jumat, 23 April 2010 06:24 |
|
Laporan Triwulan Kedua I. Pendahuluan Memasuki triwulan kedua tahun 2008, kegiatan DPD PERTUNI DKI Jakarta lebih diwarnai dengan kegiatan hubungan antar lembaga. Hal ini ditandai dengan beberapa audiensi, kunjungan dari beberapa lembaga, serta menghadiri undangan-undangan kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak diluar PERTUNI. Selain itu kegiatan dibidang advokasi, SDM, kesenian dan lain-lain turut mewarnai kegiatan pada triwulan ini. Lebih lengkap mengenai gambaran kegiatan yang telah dilaksanakan kami sampaikan pada bagian selanjutnya. II. Keorganisasian Kegiatan dibidang keorganisasian ditandai dengan beberapa kali pelaksanaan rapat dan hal-hal lain yang menyangkut kesekretariatan. A. Kesekretariatan 1. Kelengkapan organisasi Hal penting menyangkut administrasi dan legalitas administrasi terkadang sedikit terabaikan oleh maraknya kesibukan organisasi itu sendiri. Hal ini tidak luput pula dialami oleh PERTUNI DKI, terkait kelengkapan organisasi. Namun demikian, pada triwulan ini PERTUNI DKI telah berhasil mengupayakan terbitnya surat keterangan terdaftar dari Badan Kesatuan Bangsa (BAKESBANG) Propinsi DKI Jakarta, disamping nomor Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Surat-surat penting ini sangat menunjang legalitas organisasi PERTUNI DKI sebagai ORMAS yang nyata keberadaannya di wilayah DKI Jakarta 2. Surat-Menyurat Pada Kurun waktu April hingga Juni 2008, tercatat surat-menyurat sebagai berikut:
B. Rapat-Rapat Organisasi Rapat-rapat yang diselenggarakan dan melibatkan DPD antara lain:
DPD berkesempatan langsung memantau pelaksanaan rapat anggota tersebut dengan mengutus Sdr. Yogi Madsuni (Ketua I) dan Sdr. Ajat Sudrajat (Kepala Biro Penyuluhan dan Kaderisasi) C. Hubungan Antar Lembaga 1. Audiensi Guna mengkomunikasikan pelaksanaan kegiatan dan program kerja PERTUNI DKI, dan mencari solusii dari permasalahan dan kendala yang dihadapi, DPD memandang perlu melakukan dialog dan silahturahmi kepada lembaga maupun para tokoh masyarakat. Pada akhir bulan Juni, DPD berhasil melakukan audiensi antara lain dengan:
2. Menerima Kunjungan Kunjungan dari beberapa pihak kesekretariat DPD PERTUNI antara lain:
3. Menghadiri Undangan Sebagai realisasi teraksi yang dilakukan PERTUNI dengan beberapa lembaga sebagai Mitra, maka PERTUNI diundang untuk mengikuti beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga kemitraan tersebut, antara lain:
4. Mengikuti Rapat-Rapat Dinas Salah satu bukti bahwa eksentensi dan integritas PERTUNI DKI Jakarta semakin diakui dan diperhitungkan adalah dengan diundang dan diikutsertakannya PERTUNI dalam beberapa forum koordinasi. Yang lebih mengembirakan lagi adalah komunikasi dengan pemerintah daerah yang selama ini terbatas hanya dilingkup dinas BINTAL KESOS, kini telah berhasil diperluas seperti dengan Dinas Tenaga kerja maupun Badan Kesejahteraan Rakyat. Beberapa forum rapat yang diikuti oleh PERTUNI antara lain:
III. Seni dan Olah Raga Kegiatan dibidang seni dan olah raga adalah bidang yang memang belum cukup berjalan di DPD PERTUNI DKI. Akan tetapi pada triwulan ini ada kegiatan penting: A. Mengikuti Festival Band Tunanetra Biro seni dan Olah Raga PERTUNI pada awal triwulan ini sempet disibukkan dengan persiapan mengikuti Festival Band Tunanetra se-Jawa Bali yang diselenggarakan oleh DPD Jawa Tengah. Keikutsertaan DPD Jakarta dalam event ini lebih bertujuan lebih pada pencarian pengalaman dan menguji mentalitas penampilan, disamping bentuk partisipasi dan apresiasi terhadap kegiatan yang dipelopori oleh rekan-rekan di DPD Jawa Tengah. Persipanan mengikuti event tersebut diawali denganpembentukan sebuah group band tunanetra yang dikoordinir oleh Kepala Biro Seni dan Olah Raga DPD, dengan nama J Sentra Band. Selanjutnya group Band terebut melakukan beberapa kali latihan sebelum berangat ke Semarang. Festival itu sendiri berlangsung di Semarang pada tanggal 13 April 2008, diikuti oleh 19 Tim. Rombongan dari DPD Jakarta berangat pada tanggal 11 April malam dengan berkekuatan 12 personil dan official. Tim tersebut terdiri 5 orang pemain, 4 orang mitra bakti dan 3 orang pengurus. Meskipun tidak mencapai prestasi maksimal dalam festival tersebut, J Sentra Band mendapat salah satu dari lima base player, yaitu sebagai vokalis terbaik atas nama "Ika Indriyani" B. Melakukan pendataan Atlet Olah Raga Tunanetra Tidak semua upaya yang dilakukan DPD Jakarta membuahkan keberhasilan. Awal April Biro Seni dan Olah Raga juga disibukkan dengan pendataan para atlet Tunanetra dari beberapa cabang Olah Raga. Pendataan ini terkait dengan wacana seleksi pengiriman atlet Tunanetra ke Pekan Olah Raga Cacat Nasional (PORCANAS) bulan Agustus di Kalimantan timur. Belasan atlet berpotensi telah terdata, yang kemudian disampaikan kepada lembaga yang berkopeten menangani hal tersebut. Akan tetapi tidak adanya tranparansi, kuatnya factor monopoli, tertutupnya komunikasi serta kentalnya kepentingan pribadi, memperpanjang iklim tidak sehat dalam hal perekrutan dan pengiriman para duta daerah ke event tingkat nasional tersebut. Melalaui mekanisme yang tidak jelas, lembaga-lembaga yang mestinya berwenang, berkompeten dan dipercaya mengkoordinir bidang Olah Raga penyandang cacat dan tunanetra, melakukan penunjukan secara sepihak terhadap para atlet Tunanetra yang dikirim. Maka untuk sementara perjuangan PERTUNI DKI dibidang Olah Raga belum berhasil seperti yang diharapkan. IV. Advokasi Sebagaimana kurun waktu sebelumnya, pada tri wulan kali ini Biro Advokasi DPD PERTUNI juga disibukan dengan munculnya permasalahan social yang dihadapi sebagaian anggota PERTUNI DKI. Pada bulan Mei, PERTUNI melakukan advokasi terhadap kejadian dua kasus penangkapan terhadap dua orang anggota tunanetra yang dilakukan terhadap orang perempuan Tunanetra bernama Siti Zaenah dan Painem yang terjaring operasi ketertiban, pada kesempatan yang berbeda. Mereka dianggap sebagai pengemis jalanan. PERTUNI menilai kasus ini sebagai bentuk kesewengan dan kecerobohan pihak aparat dalam melakukan penangkapan. Ironisnya lagi bahwa Saudara Siti Zainah yang dimaksud ternyata adalah seorang Qori’ah berprestasi ditingkat nasional, yang pernah mengharumkan nama daerah dan semestinya mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Terhadap kasus ini PERTUNI melakukan protes keras terhadap Pemerintah Daerah melalui Dinas BINTAL KESOS. Setelah melakukan negosias via telepon dan bahkan sempet mempertemukan langsung kurban dengan kepala Dinas, akhirnya korban penangkapan tersebut dibebaskan dan Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas BINTAL KESOS menyampaikan permintaan maaf. Selain itu, kegiatan kegiatan PERTUNI DKI di bidang advokasi antara lain:
V. Sosialisasi dan Kampanye Kepedulian Dalam upaya lebih mengenalkan potensi dan eksistensi PERTUNI khususnya dan tunanetra umumnya, PERTUNI teru s melakukan media sosialisasi dan kampanye kepedulian dalam berbagai kesempatan. A. Pameran AL-QURAN Braille (9 April 2008) Kegiatan ini bekerjasama dengan BPZIS Bank Mandiri di Gedung Bank Mandiri, dengan saudara Yogi Madsuni sebagai Nara sumbernya. Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan dalam upaya lebih meningkatkan kepedulian terhadap pengadaan Al-Quran Braille yang masih cukup mahal harganya. B. Mengisi acara peringatan Ulang tahun SEWINDU FAKTA (30 Mei 2008) Undangan dari lembaga mitra dekat PERTUNI DKI ini memiliki arti penting dalam upaya sosialisasi. Dalam acara yang berlangsung di gedung JMC dan dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, termasuk KAPOLDA dan perwakilan PEMDA DKI serta Gubernur Jawa Barat (Ahmad Heriawan), PERTUNI tampil dominan. Perwakilan PERTUNI dipercaya menjadi petugas MC, pemberi sambutan perwakilan warga, serta pengisi hiburan musik. VI. Penutup Demikianlah laporan Triwulan ini kami susun dan kami sampaikan. Dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak senantiasa kami harapkan untuk perbaikan di masa mendatang. Banyak hal yang telah kami capai, akan tetapi di sisi lain banyak pula yang mesti diraih, karenanya dukungan serta kerjasama dari pihak terkait merupakan modal dasar yang terus dikembangkan oleh DPD PERTUNI DKI Jakarta. Selanjuntnya sekilas perjalanan serta aktivitas PERTUNI DKI Jakarta secara ringkas kami sampaikan pada laporan sebagaimana terlampir. Selanjutnya saran serta masukan senantiasa kami harapkan demi kemajuan dan perbaikan. Jakarta, 20 Oktober 2008 Bayu Iwan Yulianto
|














